pinjam uang tanpa jaminan untuk mahasiswa

Pinjam Uang Tanpa Jaminan Untuk Mahasiswa di Koperasi

Salah satu tempat pinjam uang tanpa jaminan untuk mahasiswa yang bisa dipilih adalah koperasi. Bagaimana tidak, koperasi menawarkan layanan peminjaman dana dengan syarat mudah dan bunga ringan. Apalagi jika mahasiswa telah terdaftar sebagai anggota koperasi, maka akan lebih mudah bagi mereka dalam mengajukan pinjaman dana.

Pinjam uang tanpa jaminan untuk mahasiswa di koperasi bisa dilakukan dengan berbagai tujuan, mulai dari memenuhi kebutuhan sehari-hari, modal usaha dan lain-lain. Sebelum mulai mengajukan dana, simak terlebih dahulu tata cara serta langkah-langkahnya di bawah ini.

Pinjaman uang tanpa jaminan dan syarat untuk mahasiswa

Syarat yang harus dipenuhi untuk mengajukan pinjaman uang tanpa jaminan dan syarat untuk mahasiswa di koperasi ialah menjadi anggota koperasi serta menyerahkan sejumlah berkas seperti fotokopi KTP, KK serta rekening. Selanjutnya, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Hubungi contact person dari marketing koperasi. Kita bisa mendapat contact person ini langsung dari kantor koperasi. Simpan nomor kontak ini agar memudahkan dalam transaksi peminjaman dana nantinya. Kita juga bisa secara langsung mengunjungi kantor koperasi.
  2. Sampaikan niat serta tujuan terkait peminjaman dana. Ungkapkan keinginan kita dalam pinjam uang untuk mahasiswa. Jika kita baru pertama kali meminjam, maka pihak koperasi biasanya akan memberi limit pinjaman yang kecil, antara Rp500.000 hingga Rp1.000.000 saja. Ada juga beberapa koperasi yang hanya meminjamkan dana sebesar Rp200.000. Ini tentu tergantung dari kebijakan masing-masing koperasi.
  3. Berikutnya, kita akan diminta untuk menyiapkan data-data yang dibutuhkan, seperti fotokopi KK serta KTP di mana alamat domisili jelas tercantum. Tanyakan juga pada petugas tentang syarat lain yang harus dipenuhi dalam pengajuan pinjaman dana.
  4. Saat melakukan pengajuan pinjaman dana, jika kita mendapat rekomendasi dari kerabat ataupun teman dengan track record yang baik, maka akan lebih besar kemungkinannya pengajuan pinjaman dana tersebut disetujui. Fungsi dari rekomendasi ini sendiri adalah agar proses pengajuan peminjaman dana bisa semakin mudah. Namun, apabila kita mengajukan pinjaman dana tanpa adanya rekomendasi, maka kita harus bersabar menunggu lebih lama.
  5. Jika pengajuan pinjaman uang tanpa jaminan untuk mahasiswa di koperasi ini disetujui, maka proses selanjutnya ialah pencairan dana. Pencairan dana ialah inti dari proses peminjaman dana di koperasi serta menjadi tahapan yang paling ditunggu-tunggu. Dari total seratus persen dana yang kita ajukan untuk dipinjam, kita hanya akan mendapat total sembilan puluh persennya saja. Sisa sepuluh persen akan masuk dalam tabungan. Potongan ini bisa diambil saat kita melakukan pelunasan peminjaman.
  6. Setelah mendapat pencairan dana dan menggunakan dana pinjaman sesuai tujuan yang diniatkan saat mengajukan pinjaman, maka proses berikutnya adalah mengangsur pinjaman. Tahap ini terbilang sulit serta melelahkan, karena kita harus menyisihkan sebagian pendapatan per bulannya untuk mencicil pinjaman dana dari koperasi. Koperasi simpan pinjam sendiri menetapkan bunga yang cukup tinggi serta tenor singkat antara satu hingga tiga bulan saja. Kita wajib tahu besaran bunga serta jangka waktu peminjaman ini sejak awal agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Baca juga: Pinjaman Tanpa Agunan Instan Untuk Usaha Kecil di Koperasi

Demikian adalah langkah-langkah meminjam dana di koperasi bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan pinjaman uang tanpa syarat. Kita mungkin bisa mencari alternatif tempat peminjaman uang tunai tanpa jaminan untuk mahasiswa yang lain apabila masih merasa kurang diuntungkan dengan peminjaman dana di koperasi. Yang pasti, di mana pun lembaga peminjaman uang sekarang ini, baik online maupun offline, akan menetapkan bunga serta jangka waktu pengembalian dana yang berbeda-beda.