Pinjaman Tanpa Agunan Instan

Pinjaman Tanpa Agunan Instan Untuk Usaha Kecil di Koperasi

Bagi calon wirausahawan yang ingin membuka usaha sendiri, masalah dana modal tentu menyita perhatian paling besar. Sumber dana untuk modal ini bisa sangat beragam, mulai dari menjual aset hingga mengajukan pinjaman tanpa agunan instan untuk usaha kecil. Tempat mengajukan dana pinjaman juga beragam, mulai dari di lembaga perbankan hingga lembaga non bank seperti pegadaian, koperasi dan lembaga keuangan lainnya. Koperasi bisa jadi salah satu tempat peminjaman dana, terutama apabila kita memang telah terdaftar sebagai anggota tetap. Sebelum mengajukan pinjaman usaha tanpa jaminan di koperasi, ada baiknya kita simak terlebih dahulu syarat-syarat yang harus dipenuhi serta tata caranya.

Pinjaman Tanpa Agunan Instan

Syarat yang harus dipenuhi agar kita dapat mengajukan pinjaman dana koperasi tanpa jaminan adalah sebagai berikut:

  1. Berstatus sebagai anggota tetap dari koperasi tersebut ataupun calon anggota koperasi
  2. Mengisi formulir pinjaman secara lengkap
  3. Menyerahkan aneka dokumen yang dijadikan persyaratan peminjaman seperti foto copy KTP suami serta istri apabila telah menikah, foto copy KK, slip gaji serta rekening listrik.

Setelah semua syarat kredit cepat dipenuhi, langkah selanjutnya adalah sebagai berikut:

  1. Melengkapi pengajuan dana pinjaman melalui pengajuan proposal berisi tujuan penggunaan dana pinjaman. Sebagai contoh, kita mengajukan dana pinjaman sebagai modal usaha ataupun kebutuhan lainnya.
  2. Pengurus koperasi akan mempertimbangkan proposal pengajuan pinjaman sesuai dengan prosedur pinjaman yang telah ditentukan
  3. Jika pengajuan pinjaman disetujui oleh pihak koperasi, maka proses pencairan dana serta lama pengembalian nantinya akan disesuaikan dengan didasarkan pada kesepakatan bersama. Kesepakatan ini akan dituangkan dalam akad peminjaman dana yang berlaku di koperasi.

Kredit usaha kecil tanpa jaminan yang diadakan oleh koperasi ini juga memiliki prinsip dasarnya sendiri, yaitu sebagai berikut:

  1. Prinsip pertama yang dianut koperasi simpan pinjam atau simpin ialah bahwa simpanan pokok yang dibayar pertama kali oleh anggota hanya akan dibayar sekali saja di muka
  2. Simpanan Wajib akan dibayar anggota tiap bulannya
  3. Simpanan Sukarela dengan sistem seperti tabungan akan memiliki jumlah serta waktu simpanan yang tak ditentukan
  4. Dana Cadangan ialah sisa hasil usaha yang tidak dibagi kepada anggota umum dan hanya digunakan dalam menambah modal usaha bagi koperasi.
  5. Modal Pinjaman dilakukan pengurus koperasi serta dialirkan ke pihak lain seperti lembaga penyalur dana, bank dan lain-lain.
  6. Hibah maupun Donasi akan diberikan oleh orang lain menuju koperasi.

Pinjaman koperasi tanpa agunan di atas akan mempermudah anggota tetap koperasi dalam mendapatkan sumber dana yang bisa digunakan sebagai modal usaha kecil hingga menengah. Prosesnya cepat, syaratnya mudah dan terutama tidak diperlukan adanya barang jaminan seperti kendaraan bermotor ataupun surat-surat berharga lainnya. Ini akan membuat proses peminjaman dana semakin mudah serta tidak memberatkan kita yang hendak memulai usaha dengan dana sendiri.

Baca Juga: Pinjaman Uang Untuk Mahasiswa Cepat Cair

Satu hal yang penting untuk diperhatikan terkait pinjaman usaha kecil tanpa jaminan ialah bahwa kita harus selalu ingat untuk mengembalikan dana pinjaman yang didapat. Masalah finansial belum selesai ketika kita mendapat kucuran dana segar dari hasil pinjaman dana di lembaga tertentu. Kita masih harus menabung tiap bulan dan menyisihkan sebagian pendapatan untuk melunasi pinjaman dana tersebut. Meminjam dana di koperasi juga akan disertai dengan bunga sehingga sudah barang tentu jumlah pinjaman yang dibayarkan akan lebih tinggi dibanding jumlah uang yang dipinjam. Demikian uraian cara meminjam uang di koperasi.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *